"PEMIMPIN ITU MENYAYANGI BUKAN MEMBENCI DAN MENDENDAM"

  • 2018-01-09 13:26:04
  • penhumas

Bandung, “Pemimpin itu menyayangi, bukan membenci dan mendendam” demikian salah satu kalimat yang disampaikan oleh Komandan Seskoad, Mayjen TNI Dody Usodo Hargo, S.I.P, M.M. pada saat jam komandan yang berlangsung di gedung Prof. Dr. Satrio pada hari Senin (08/1/2018). Hadir dalam apel tersebut, Wadan Seskoad Brigjen TNI Kurnia Dewantara, para Direktur, Dankor, para Kadep, Kabag serta seluruh perwira, bintara, tamtama serta Pegawai Negeri Sipil Seskoad.

Dalam kesempatan ini Komandan Seskoad menyampaikan beberapa poin arahan yaitu, Pertama, ucapan Selamat Natal bagi seluruh umat nasrani yang merayakan serta Selamat Tahun Baru 2018 bagi seluruh anggota Seskoad, disertai harapan di tahun yang baru ini agar kita lebih meningkatkan kualitas kinerja dan pengabdian, khususnya dalam mewujudkan keberhasilan keberhasilan tugas pokok Seskoad secara optimal. Kedua, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung keberhasilan Program Pendidikan Reguler LV Seskoad TA 2017 yang dilaksanakan sesuai hasil tujuan dan sasaran pendidikan, kita tidak boleh merasa cepat puas dan harus selalu melaksanakan evaluasi dalam proses bekerja sehingga lebih berkualitas.  Ketiga, 7 (tujuh) Kebijakan komandan yang diantaranya tingkatkan tingkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan YME, bekerja dengan ikhlas, peran yang sama setiap prajurit di Seskoad, penegakan Permildas, menciptakan suasana yang harmonis, gembira, saling asah, asuh dan asih, pemeliharaan kebersihan dan keindahan pangkalan serta penciptaan suasana nyaman kepada Pasis dan dosen.  Komandan berterima kasih karena hal tersebut sebagian besar telah berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan dari yang sebelumnya.  


Keempat, peringatan tentang bahaya merokok, agar setiap personel Seskoad selalu menjaga kesehatan diri dengan menjauhi rokok dan menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing dengan membuang sampah pada tempatnya. Kelima, agar organik Seskoad selalu menebarkan pengaruh positif ke lingkungannya seperti kemauan untuk menyiapkan diri menjadi prajurit yang profesional, kemampuan untuk belajar dan menjadi personel yang berintegritas, keberanian untuk keluar dari kebiasaan ketergantungan pada orang lain, keberanian untuk melakukanm perubahan yang tidak populer, memiliki kemampuan untuk mengembangkan sistem jaringan kerja guna kepentingan organisasi, memanfaatkan peluang dan kesempatan yang diberikan oleh organisasi untuk mengembangkan kemampuan diri. Keenam, pentingnya untuk mengatur keuangan pribadi dan keluarga, agar menjauhi gaya hidup yang bermewah-mewahan, hindari hutang yang dapat membuat permasalahan di kemudian hari.  Banyak ditemui prajurit yang desersi disebabkan karena hutang yang terlalu besar. Untuk itu Komandan meminta untuk seluruh anggota agar sealu cermat dalam mengatur keuangannya.  Ketujuh, “pemimpin itu menyayangi bukan membenci dan mendendam” yang berarti setiap pemimpin dalam memimpin anggotanya agar mengarahkan ke hal-hal yang positif dan menjauhkan dari hal-hal yang negatif.  Komandan marah ke anggota yang salah bukan berarti komandan membenci, tetapi menyayangi karena tidak ingin anggotanya berbuat yang tidak baik. 


Setelah kegiatan pengarahan komandan memberikan penghargaan kepada prajurit dan PNS yang dinilai berprestasi selama komandan menjabat dan telah berbuat terbaik untuk satuan.  Selain itu juga diadakan door prize dengan total jumlah 226 buah dengan hadiah utama berupa sepeda, kulkas, TV, dll. (penseskoad)


Lembaga Kemiliteran Terkait