PANGLIMA TNI : Kesesuaian Islam dan Politik

  • 2017-05-24 16:46:53
  • penhumas

PANGLIMA TNI : Kesesuaian Islam dan Politik
(https://www.youtube.com/watch?v=f6IrNlG-g70)

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam Rapat Pimpinan Nasional  II (Rapimnas) Partai Golkar di Hotel Novotel Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (22/5/2017) menjelaskan bahwa ada kesesuaian Islam dan politik, tiga aliran politik dalam Islam yaitu: Isadiyah atau lembaga legislatif, Syuro musyawarah perwakilan, Al Mas’uriyah akuntabilitas. Semuanya dicari yang akuntabilitas termasuk didalamnya musyawarah mufakat dan gelar untuk pemimpin, yang pertama Khalifatul Rasul, bertanggungjawab moral kepada Allah SWT kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Amirul Mukminin bertanggungjawab kepada rakyat, tidak perlu dicuragai lagi. Kelompok-kelompok Islam ada Islam yang akan merubah Pancasila menjadi syariat Islam, itulah musuh bersama yang tidak boleh terjadi.

Selanjutnya Panglima TNI mengingatkan bahwa ancaman kedepan semakin nyata dan perlu antisipasi sejak dini, partai politik berperan dan sangat strategis dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sangat strategis.

Indonesia merupakan bangsa yang besar dan harus tetap bersatu jangan sampai terpecah belah, karena negara lain akan mengambil peluang atas kegaduhan soal suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang terjadi di Indonesia. Isu SARA paling mudah dipakai untuk provokasi di Indonesia.

Sementara itu, dihadapan awak media Panglima TNI mengatakan partai politik mempunyai peran sangat strategis dalam mewujudkan dan membangun persatuan dan kesatuan bangsa. "Saya yakin semua partai politik mempunyai etika dan semuanya berniat untuk membangun bangsa Indonesia, yang tujuannya membawa kemaslahatan rakyat," katanya. (Sumber: Puspen TNI). Penhumas Seskoad.


Lembaga Kemiliteran Terkait