KULIAH KERJA LAPANGAN LUAR NEGERI PASIS DIKREG LV SESKOAD TA 2017

  • 2017-08-28 19:54:16
  • penhumas

Bandung, Seskoad: Dalam rangka memenuhi kurikulum pendidikan, Pasis Dikreg LV Seskoad TA 2017 selain melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Dalam Negeri (KKL DN) juga melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Luar Negeri (KKL LN) di beberapa negara Asia Tenggara Filipina, Singapura, Malaysia dan Thailand, dilaksanakan dari tanggal 21 s.d. 25 Agustus 2017, dipimpin langsung oleh Pimpinan Umum Komandan Seskoad Mayjen TNI Dody Usodo Hargo S., S.I.P., M.M. mencakup negara tujuan Filipina dan Thailand sedangkan Wakil Pimpinan Umum Brigjen TNI Kurnia Dewantara negara tujuan Singapura dan Malaysia.

Tujuan diselenggarakannya KKL LN ini adalah untuk membekali para Pasis Dikreg LV Seskoad TA 2017 dengan pengetahuan dan memperluas cakrawala pandang tentang sistem pertahanan negara-negara yang dikunjungi di kawasan regional dan pengaruhnya terhadap kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di samping itu, memberikan pengalaman kepada Pasis dalam mendapatkan data informasi tentang perkembangan suatu negara dan menganalisa pengaruhnya terhadap Pertahanan Negara RI, adapun sasaran kegiatan ini diharapkan meningkatnya kerjasama militer antar negara tujuan dengan RI serta kajian kawasan Asean dan pengaruhnya terhadap Indonesia, terwujudnya pemahaman tentang industri pertahanan yang menunjang sistem pertahanan negara yang dikunjungi dan meningkatnya kerjasama bilateral khususnya di bidang pertahanan antara Indonesia dengan negara yang dikunjungi, hal ini relevan dengan tema yang diusung yaitu “PASIS DIKREG LV SESKOAD TA 2017 MELAKSANAKAN KKL LN DI WILAYAH ASIA TENGGARA DALAM RANGKA MENINGKATKAN KERJA SAMA MILITER DI MASA MENDATANG”.

KKL LN didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan strategis berikut : 
Filipina. Filipina adalah salah satu pendiri Asean. Negara kepulauan ini merupakan salah satu negara Asean yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi paling baik di kawasan yakni 7,1%. Namun demikian, Filipina memiliki permasalahan militer yang kompleks berkaitan dengan gerakan radikal, komunisme dan bahaya separatisme. Juga, maraknya penyanderaan lewat laut yang dilakukan kelompok bersenjata terhadap warga asing termasuk Indonesia oleh kelompok bersenjata di Filipina, mengisyaratkan pentingnya Pasis Seskoad untuk mengetahui lebih dalam tentang inti permasalahan yang dihadapi Filipina serta menjalin hubungan secara lebih baik dengan perwira Filipina. Diharapkan, kedepannya akan terwujud kesepahaman tentang konflik dan solusi yang harus diambil berkaitan dengan permasalahan tersebut di atas.
Malaysia. Malaysia adalah salah satu negara pendiri Asean. Sebagai negara yang berbatas daratan langsung dengan Indonesia, Malaysia adalah negara jiran yang sering mengalami pasang surut hubungan bilateral dengan Indonesia. Sebagai sesama negara Asean, Malaysia menjadi mitra penting Indonesia khususnya di bidang ekonomi dan militer. Namun demikian, aktifnya Malaysia sebagai bagian dari Five Power Defence Arrangements (FPDA) perlu disikapi sebagai ancaman potensial terdekat di kawasan. 
Singapura. Sebagai salah satu pendiri Asean, Singapura secara psikologis adalah negara kecil yang selalu kwatir dengan posisi geografis yang dikelilingi dua negara berpenduduk muslim yang besar. Di satu sisi, Singapura adalah mitra di kawasan namun persekutuan dengan FPDA merupakan potensi ancaman kedepan bagi Indonesia. Selain itu kebijakan politik RI khususnya tax amnesty cukup menimbulkan dampak krusial bagi perekonomian Singapura. Namun demikian, Pasis Seskoad perlu memiliki pemahaman bahwa sebagai negara besar di kawasan, Indonesia harus menempatkan diri sebagai ‘leader by nature’ yang memiliki peranan terbesar dalam menjaga stabilitas di kawasan. 
Thailand. Thailand adalah salah satu negara pendiri Asean. Negara ini merupakan salah satu negara penting di kawasan dalam hal kerjasama militer. Thailand memiliki kerjasama militer yang cukup erat dengan negara Asia dan barat seperti contoh, latihan Cobra Gold yang aktif dilaksanakan di Thailand. Sebagai salah satu sekutu tertua Amerika Serikat di kawasan, militer Thailand telah beberapa kali melakukan kudeta militer terhadap pemerintahan yang sah. Walaupun demikian, kudeta militer terhadap pemerintahan sipil yang sah kurang mendapat perhatian serius dari komunitas internasional khususnya Amerika Serikat sebagai negara demokrasi terbesar dunia. Pemahaman secara khusus kondisi militer dan politik Thailand diharapkan dapat menjadi bekal bagi Pasis Seskoad dalam menjalin hubungan makin baik dengan militer Thailand kedepannya. (Penhumas Seskoad)


Lembaga Kemiliteran Terkait